Skip to main content

Posts

Dua Tahun

 Dua Tahun Dua tahun sudah Apri putus dengan Indah .Namun masih saja muka murung apri masih terpampang rapi saat melihat Indah bemesraan dengan pacar barunya dikampus. Aku yang sudah tahu watak Apri dari dulu berusaha menghibur dan memahami perasaanya. “Apri ,lu napa gitu . Biasa aja kali pri . Entar makin bahagia indah lihat lu murung” Apri tidak menjawab dan berjalan lurus menuju kantin . Aku yang peduli ini dengan patuhnya mengikutinya . Menemaninya makan mie ayam dengan segelas es teh . Aku ratapi raut wajahnya .Seperti ada yang ingin dikatakan namun ditahan . Tapi aku tetap diam tidak ingin memancing ia berbicara . Karena sudah jelas yang ingin ia katakan pasti soal Indah . Soal Indah yang menyelingkuhinya dan memutuskannya tepat dihari ulang tahunnya 2 tahun yang lalu . Soal Indah yang masih ia cintai sampai hari ini dengan tulus dan penuh harap ia akan kembali . Soal Indah , wanita yang bisa ia cintai hanya karena ia membantu Apri menyelesaikan proyek fisika semester 1...
Recent posts

Secangkir Kopi , Pecandu Rasa

Rara terbaring letih di atas sofa. Menyapu peluh dengan seusap tisu. Menghela nafas dengan pelan .Rara terdiam sejenak.Mengingat semua kejadian semalam. Saat-saat kata putus terlontar dari irwan padanya. Hati terasa lemah. Jiwa  terasa rapuh. Tak pernah sekalipun irwan menyematkan kosa kata itu pada lisannya. Sungguh rara tertegun. Menetes kecewa. Tapi kini Rara sadar . Bahwa irwan bukan lagi miliknya. Ia tak harus menjaganya lagi. Ia tak harus mengasuhnya seperti bayi. Ia tak perlu lagi menjadi alarm baginya Rara pun sadar bahwa Irwan bukan wujudnya cinta sesungguhnya. Irwan hanya seorang gojek yang mampir sebentar sambil menyeduh kopi dan berbagi sejenak akan hiruk pikuknya dunia. Lalu ia pergi ke dunianya kembali. Irwan hanya singgah , bertamu. Bukan menetap. Yang membuat ia nyaman pada Rara adalah kopinya , bangku panjangnya. Bukan diri Rara

Asmara Rindu

Dewana Asmara, Sarayu kerinduan Bait kata terucap sebatas tulisan  Daku mabuk asmara Melangkahkan kaki di candradimuka Laras hati menggebu Menciptakan serayu rasa rindu Yang kurasa hanya nikmat Wantah isi hati yang memendam rasa Candu Daku tergila-gila  Nasib daku yang terabar perbezaan Terabar prinsip Dan terabar di era pandemi Daku diterjang oleh sarayu rasa rindu Memanaskan mesin hati yang tak terbendung Oleh rasa rindu RI_RAR

Dusta

Ketika Lidah Lihai Berdusta, Ada Hati yang Meronta Soal rasa yang tak mampu terucap Bahana hati meronta keras, memaki raga yang penuh dusta " LAGI?!!!" "BOHONG!!!" "AKU PERIH!! HENTIKAN!!" Jika hati mampu bersuara Itu suara hati, tentang pedihnya mengubur rasa Euforia raga masih mengabaikan hati Lidah semakin lihai akan dusta Hati kesakitan namun pasrah Dusta raga lebih kuat dibanding fakta hati Ceracam dusta terus lidah lakukan Basirah raga memandangmu, raga tak punya malu Lagi-lagi hati tersakiti Jalang kau raga!!  Lidah sungguh-sungguh pusat dosa Hati sungguh menginginkan asmaraloka Hati memohon ke otak untuk menganalisa Sayang, otak pilih kasih Lidah melicin, raga pun jadi sarang dusta Hati lagi-lagi meronta Sakit tak tertolong nihil vaksin Dipaksa sembunyikan rasa, dibuang, dipungut lagi Siklus terus berjalan Detik demi det...

BUCIN

Hari ini netizen sedang hangat hangatnya menyuarakan BUCIN atau yang biasa disebut budak cinta. Orang-orang yang bucin dicirikan seperti pengasuh pasangan. Ya seperti bibi bibi pembantu . Yang menggosokkan baju majikan , memasakkan makanan ,menyiapkannya sarapan ,membuatkan tugas .Seperti pembantu bukan ? ya itulah ciri yang disebutkan netizen hari ini . Tapi kamu tahu apa itu BUCIN sebenarnya ? BUCIN bukanlah budak cinta atau budak cina apalagi budak cimeng . Bukan . Bucin adalah seorang yang sangat mencintai tanpa pamrih yang menyerahkan seluruh kemampuan dan perasaan dalam mencintai pujaan hatinya . Jadi BUCIN bukan Budak cinta macam pembantu ya gengs . Kalau budak itu disiksa kalau BUCIN itu dicinta. Jadi buat kalian yangs sedang larut dalam kosmpolit asap kasmaran dan abu vulkanik cinta , nikmatilah. Itu adalah rasa yang tidak pernah kalian temukan di kedai thaitea manapun . Bahkan Oppa kaesang sekalipun tidak menjualnya .  Itu adalah Anugrah . Jangan takut menjadi BUCIN...

Jodoh Datang Dari Surga

ring....ring...ring. Bel sekolah berbunyi. Aku bergegas mengambil tas dan pulang ke rumah. menaiki bis dengan bau keringat manusia tak berakhlak. Sambil menutup mata dan hati untuk menyumbat rasa iri karena melihat muda-mudi yang sibuk dengan dunia asmaranya sendiri. Bis sampai di tempat tujuanku. Aku berjalan dari depan kompleks menuju rumah.  Aku pulang dan mulai menyapa pacar hangatku sang dinding berwarna pink dan seekor boneka beruang yang bisu. Mereka benda mati? Oh tidak. Mereka benda hidup. Hanya saja mereka cacat karena bisu  . Tidak seperti kalian manusia normal yang pura-pura cacat. Pura-pura tuli dan bisu. Hari ini aku akan bermain di taman dengan beruangku . Aku mengajaknya bermain ayunan sambil mengajaknya ghibah tentang dunia setan netizen hari ini. Tapi tiba-tiba di tengah asiknya pembicaraan sesosok laki-laki dengan bau surgawi datang .Lengkap dengan setelan jas hitam ,topi hitam dan sepatu fantopel yang masih mengkilat. Sudah kuduga, ternyata ben...

Agonia Hidup Tanpamu

Risalah Hati, Agonia Hidupku di Masa Kelabu Acap kali daku menderita tanpa sebab Hati risau tak karuan Aduhai raga dan hati, ada apa gerangan? Aktivitas raga yang enggan menyapa dunia Afirmasi sugesti hati tak cukup jua Ancar-ancar soal rasa tak kunjung pasti Datang pula masa kelabu menghambat sececah rasa lega Kenapa??? Hatiku belum kokoh tanpa kilatan gerakanmu Seudzon pikiran terus menghantui Apakah pantas diri ini bersikap demikian? Malu sungguh pada diri yang hatinya transparan olehmu Bak arau wajahku, teramat lucu jika dikenang Agonia diri ini semakin memanas Tatkala sikapmu sungguh tak acuh terhadapku Hidupku semakin membalu Sakit soal rasa bukan main Perasaanku terus kupermainkan sendiri Lawak soal cinta tak menentu Menambah kelabu masa suram saat ini Kutuliskan catatan hati Dengan angan kau membaca Kenyataan soal rasa ini terhadapmu RI_RAR